Assalamuallaikum wr. Wb,
salam sejahtera untuk semua yang membaca artikel ini.
Kali ini izinkan saya untuk memberikan
informasi mengenai Buku karangan Tere Liye yang berjudul “Hujan” yang terus
menerus best seller cetakan kesepuluh
hingga Februari 2016.
Untuk sekian kalinya hasil karya
novel tulisan Tere Liye menguasai Rak-Rak Best
Seller di toko buku, “Hujan” memiliki konsep dari isi cerita Tentang Persahabatan, Tentang Cinta, Tentang
Perpisahan, Tentang melupakan, Tentang Hujan.
Saya akui buku ini sangat
dibutuhkan untuk memberi siraman otak kita untuk membaca, mengenali tulisan
karya anak bangsa yang tidak kalah dengan nove-novel terjemahan (novel non anak
bangsa), mengisi waktu luang untuk merenung keindahan kata perkata bermunculan
menjadi sebuha kalimat berbentuk naskah sekaliber Tere Liye. Dengan metode penulisan
literatur linguistik dan penjelasan ilmiah dari perkembangan teknologi secara
sederhana.
Yasudah langsung aja ya jangan
kebanyakan kata pengantar karena takut mengurangi niat teman-teman membaca
artikel ini.
Tapi ketika membaca buku ini
izinkan penulis buku mengekspresikan situasi yang belum kita sepakati. Dimulai
ketika Perkembangan teknologi ditahun 2042 yang diciptakan oleh manusia modern,
disana kita menemukan barang-barang Hi-Tech
yang tidak ada di abad ini dan entah mungkin saja barang itu akan muncul di
tahun 2042.
Di awal cerita,
tokoh utama di buku ini bernama
Lail yang berumur 13 th, perempuan sederahana yang pemalu tinggal bersama
ibunya. Ayahnya bekerja di luar negeri yang sibuk dengan pekerjaannya itu.
kemudian, ia akan bertemu orang
yang sangat penting baginya. Setelah ditinggalkan kedua orangtuanya yang
meninggal pasca bencana alam yang melumpuhkan kota Lail tinggal, sampai seluruh
bumi ikut berduka. Ia bertemu seorang anak laki-laki berumur 15 th lebih tua
dari Lail, ya Esok namanya, yang
membantu menyemangatkan Lail dari kesediahan yang mendalam setelah ditinggalkan
orangtuanya.
Bencana alam terbesar diabad itu?
semua penghuni bumi berduka, hanya orang-orang yang masih diberi keajaiban
masih menghuni bumi salah satunya Lail dan Esok. Bagaimana kisahnya yuk baca
bukunya.
Kita diajak penulis untuk
berimajinasi dunia baru di abad 24 dengan munculnya dan pesatnya teknologi. Kesedihan
yang mendalam umat manusia yang terkena bencana alam terbesar hingga seluruh
penghuni bumi lumpuh total akibat bencana tersebut.
Tentang Persahabatan, Tentang
Cinta, Tentang Perpisahan, Tentang Hujan, Tentang Melupakan. Semua sempurna
menjadi sinopsis. Selamat membaca teman-teman.

